Sebelum Perang Dimulai

20 Mar

Saya selalu menamakan segala bentuk ujian kuliah sebagai peperangan. Semuanya dikarenakan lelah dan depresi yang didapat sama beratnya seperti saya liat film peperangan (saya gak mau nyebut seperti peperangan yang sesungguhnya karena saya pun belum pernah ikut perang, dan saya tau bahwa perang jauh lebih berat daripada menghadapi ujian tulis).

Hari Senin besok, tepatnya tanggal 22 Maret 2010, seluruh jurusan di Universitas Indonesia akan menyelenggarakan Ujian Tengah Semester. Semester 2 ini saya merasa lebih banya kesulitan dibanding semester 1. Dosen di semester 2 jauh lebih sulit dalam memberikan soal. Contohnya s

aja dosen mata kuliah Manifestasi Ragam Budaya Indonesia Bagian Timur. Beliau memberikan soal untuk menulis “Tinjauan Pariwisata di Sulawesi Selatan Secara Etnografi” dengan minimal halaman sebanyak 10 Lembar. Jujur saya kurang mengerti maksudnya. Apakah tempat wisata secara keseluruhan atau hanya menjurus pada satu daerah atau kesukuan saja sih? Teman saya pun sama bingungnya seperti saya, termasuk anak-anak tiong hoa pintar yang sekelas sama saya, dia pun kurang ngerti maksud dari soalnya. Okelah, mati aja nih!

Saya musti memaksakan diri untuk menyelesaikannya, kalo bisa, hari ini juga. Karena, disaat orang siap berperang, saya justru mau senang-senang nanti siang. Saya mau ke berangkat ke Bandung untuk nonton La Lights Indiefest Festive Sound di Sasana Budaya Ganesha, Bandung. Bersama teman saya Afifah Hanifah dan rombongan dari program (more than) Eighteen Fans Bus Trip yang diselenggarakan Hey Folks! Saya rasa, ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, dimana saya akan bertemu dengan orang-orang baru yang satu bus dengan saya dan Afifah. Saya selalu suka bertemu dengan orang-orang baru. Menyenangkan sekali! Menambah koneksi, menambah teman, menambah pengetahuan!

Saya akan memberikan laporan tentang Festive Sound kepada anda secepatnya kok! Btw, teman saya Afifah, mendapatkan kesempatan untuk meet & greet dengan bintang utama dari Festive Sound, band Pop Indie dari British, Camera Obscura. Kalo saya adalah the unlucky dan tidak percaya dengan keberuntungan, Afifah adalah salah satu dari sekian banyak orang yang paling beruntung di Jakarta atau mungkin Indonesia. Sebelum dapat meet& greet ini, dia diterima jadi volunteer Java Jazz 2010n (dimana saya telah mencoba berkali-kali dari 2-3 tahun yang lalu untuk ikut). Saya berniat untuk memperkenalkan teman-teman saya di blog ini suatu saat. Tunggu saja! haha..

Intinya saya akan bersenang-senang sebelum berperang dengan ujian! ;P

Mata saya masih ngantuk karena baru tidur jam setengah 3, namun jam setengah 8 tadi sudah kebangun gara-gara suara berisik orang-orang dirumah. Sekarang pun saya masih harus melnjutkan UTS take home dari dosen.

Well, doakan ujian saya berhasil ya readers! 🙂

Catch you later!

U

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: