What if..

17 Agu

your first kiss is also someone who hurt you so bad?

How long the pain will stay?

Iklan

Menjauhlah kau, Bajingan!

11 Agu

Maaf untuk judul yang begitu kasar untuk didengar. Tapi jujur, mungkin hanya kata-kata itulah yang saya bisa lontarkan untuk beberapa waktu ini.

Jatuh cinta memang sesuatu yang indah. Siapa sih yang tidak mau merasakannya? Bahkan nenek atau kakek pun masih ingin merasa dicintai. Intinya..

“SEMUA MAKHLUK HIDUP DI DUNIA INI INGIN DICINTA”

Ketika kalian jatuh cinta kepada seseorang, bukan hanya kegembiraan dan jantung yang berdebar. Seluruh organ dalam tubuh pun berguncang hingga pikiran terbang dan melayang teringat akan wajah pasangan. Itulah, indahnya saat jatuh cinta.

Seakan rela memberikan seluruh jiwa kita untuk seseorang yang kita puja dan pastinya KITA BANGGAKAN.
Banggakan dalam hal apa?

Untuk kalian, PRIA dan WANITA (khususnya PRIA) yang sedang jatuh cinta dan memiliki pasangan (pastikan wanita itu benar-benar telah menjadi milik anda dengan status yang jelas!) inilah beberapa arti BANGGA dalam hal mencinta :
1. Bangga mengenalkan pasangan kepada kerabat dan keluarga anda.
2. Bangga memanggil pasangan anda dengan kata “Iya, ini pacar saya!”
3. Bangga menyatakan bahwa anda sangat bahagia berhubungan dengannya kepada dunia.
4. Bangga bahwa anda memiliki dia dalam hidup anda.
5. Bangga merangkul, menggandeng, dan memanjakannya walau ditempat terasing sekalipun.

Kira-kira itulah yang diinginkan oleh tiap pasangan, khususnya seorang wanita. DIBANGGAKAN!

Namun..

Saat cinta itu pudar, hati-hati akan segala hal yang mungkin membuat hati begitu tercekik dan menjerit.

Ibu saya berkata “Kalau pacaran itu harus siap-siap SENANG dan juga TERLUKA”

Benar saja. Sudah sekian tahun saya tidak menjalin hubungan dengan perasaan sedalam ini. cukup dalam, walaupun belum sampai cinta buta atau bahkan cinta mati. Namun, untuk kadar rasa sayang, ini cukup dalam.
Saat rasa itu mulai pudar dalam hati pasangan saya, dada ini terasa begitu nyeri hingga ke ulu hati. Terdengar berlebihan mungkin, tapi itulah yang saya rasakan.
Pria ini begitu santainya mencekik perasaan saya, berbagai alasan dilontarkan yang kalau saya tangkap memiliki satu tujuan “MENJAUH DARI SAYA”. Tercekik dan sakit. 2 minggu begitu menyakitkan, hingga setelah sebulan yang cukup aneh akhirnya berakhir. Lagi-lagi pupus dalam waktu singkat.

contoh pria tersebut cukup satu :
TIDAK MEMBANGGAKAN PASANGANNYA!

kalau sudah begitu, bersiaplah untuk kemungkinan terburuk.
Bisa jadi semua yang telah anda berikan selama ini hanya sia-sia. Hanya debu yang tertiup angin.. Tanpa sedikitpun dianggap olehnya. MENYAKITKAN DAN KASIHAN!

Menjauhlah kau, Bajingan!

Setelah semuanya, saya lebih merasa hidup saat sendiri. Bebas melakukan yang saya mau tanpa menyimpan rasa perih. Masih sedikit terasa bekas sayatannya, tapi.. Berlalunya waktu membuat luka itu semakin hilang dan sembuh.

Sekarangpun saya sangat bersyukur kepada Tuhan,
ternyata saya masih memiliki teman yang sayang dan peduli kepada saya. Itulah anugerah sesungguhnya. Itulah CINTA YANG PATUT DIBANGGAKAN !

Maaf akan cerita saya ini. Semoga yang terjadi kepada saya tidak terjadi kepada anda semua.
Saya tidak mau melihat semakin banyak bajingan di dunia ini yang merobek-robek ketulusan seorang wanita.
TERKUTUKLAH MEREKA SEMUA!

Anyway, maaf lahir batin.
Maaf apabila ada salah kata.
Blog saya ini hanya bentuk dan lukisan hati saya.
Selamat berpuasa, saudara! 🙂

Solo-Jogja Trip

23 Jul

Lama juga tidak mengisi blog ini dikarenakan hari-hari liburan saya penuh dengan segudang kegiatan. Salah satunya adalah plesir ke luar kota yaitu Solo-Jogja. 4 Hari 3 Malam saya habiskan bersama sahabat saya Kartini Retno (Eno). Sayang sekali teman-teman yang lain nggak bisa ikut 😦

Hari – 1 : Perjalanan darat Jakarta-Solo

Menghabiskan waktu 12 jam perjalanan menggunakan mobil VW Caravelle. Melewati beberapa kota seperti Indramayu, Pekalongan, Semarang, dan  lainnya. Perjalanan cukup lancar dengan sedikit kemacetan. Berangkat dimulai dari pukul 06.00 dan sampai di Solo sekitar maghrib. Kami belum berkelana kemana-mana untuk hari pertama, melihat kondisi kaki yang kebanyakan nekuk karena duduk, hehe 😛

Hari – 2 : Per-CANDI-an

Hari kedua kami gunakan untuk wisata sejarah ke dua candi yang sangat memukau di daerah Jumog dan Karang Anyar, Solo. Tapi sebelumnya kami makan pagi dulu di Soto Triwindu di Jalan Teuku Umar. Sotonya mirip soto kudus tapi saya sangat jatuh cinta dengan rasa dagingnya. Lidah bergoyang-goyang kegirangan, hahaha! 😀

Setelah perut kenyang, kami menuju ke daerah Jumog, tempat dimana lokasi candi pertama yaitu Candi Sukuh. Berada di ketinggian 910 meter di atas laut. Terdapat 3 pelataran yang berbeda dengan berbagai ukuran candi. Awal melihat candi ini saya teringat bangunan yang dimiliki oleh Suku Maya. haha.. Yang saya sangat sukai adalah segarnya udara yang ada di kompleks candi ini mengingat kita berada sangat tinggi di puncak perbukitan.

Setelah puas menikmati Candi Sukuh, kami bergegas pergi ke Candi Cetho yang berlokasi di kaki gunung Lawu, Karang Anyar. Candi ini lebih tinggi lagi lokasinya daripada Candi Sukuh yaitu 1400 meter diatas permukaan laut dan memiliki track yang lebih ekstrem. Kompleknya lebih luas dan bertingkat-tingkat. Mengagumkan!

Setelah lelah menyusuri candi-candi di Solo. Kami makan siang dengan hidangan Sate Kelinci. Makanannya mungkin biasa saja, tapi tempatnya yang luar biasa. Menempuh perjalanan hampir setengah jam ke Tawangmangu dekat sekali dengan pintu masuk ke Gunung Lawu dan juga perbatasan antara Jawa Tengah dan Timur. Dikelilingi dengan pegunungan yang sangat indah dan hawa dingin yang cukup menusuk (hebatnya ga ada satu pun dari kami yang bawa jaket atau baju hangat) Haha.. Sedikit gila memang!

Hari – 3 : Belanja yuk Belanja!

Kami makan siang di Pecel Solo. Tempatnya unik karena berbentuk seperti Tempoe Doeloe. Rasanya? Jangan ditanya! Pecelnya enak banget nget nget! 😀

Jujur saja, saya kalap dihari ketiga ini. Pasar Klewer membuat saya ingin menangis saat mengetahui harga-harga barang disana sangat murah. Saya membeli jaket-kemeja dengan corak batik tua hanya 40.000 rupiah dan baju itu bisa dibolak-balik dengan corak yang berbeda. Entah harga segitu termasuk murah atau mahal menurut anda. Lumayanlah buat oleh-oleh 😉

Setelah Pasar Klewer, kami pindah ke PGS (semacam ITC solo) dan yak kami tidak dapat apa-apa karena harganya yang sedikit lebih mahal.

Setelah itu kami pergi ke Jalan Kalilarangan untuk membeli beberapa oleh-oleh makanan khas Solo. Mahal juga ternyata… -_-”

Perjalanan tidak berhenti sampai disitu. Saya lanjut makan sore di Selat Solo Mbak Lies! Lagi-lagi ENAAAAAK! Hahaha.. kayaknya semua makanan enak yah, kalo gak enak ya ga bakal jadi makanan! :p

Perut sudah hina sekali bentuknya akhirnya kami pulang kerumah Eno di Solo Baru. Istirahat sebentar sambil menunggu makan malam!

Makan malam kami adalah Bakmi Jowo Trah “Pak Kontjer. Ternyata perut masih lapar kamipun pesan lagi Capcay Goreng! Hahahaha… never stop to eat, it’s the greatest thing ever! 🙂

Hari- 4 : Sate Kliwon dan Jogja

Pagi hari sekitar jam 7 kami sudah pergi ke daerah Bekonang untuk makan sate kambing di Pasar Kliwon (yak dari namanya sudah dapat ditebak kalau pasar ini cuman ada pas hari kliwon). Unik juga! Pas saya tanya ke pedagangnya, dia bilang karena yang jualan orang tua semua, jadi bukanya pas hari kliwon saja, kalo tiap hari kita gak kuat. Hahaha.. boleh jugaa..

Setelah makan, kami balik lagi ke rumah dan bersiap, mandi, dan packing!! Koper makin penuh dengan oleh-oleh, untungnya masih muat! Hahaha

Perjalanan ke Jogja hanya menempuh 1.5 jam perjalanan tanpa macet. Kami langsung menuju ke restoran Jejamuran untuk makan siang. ALL ABOUT MUSHROOM! Yak semuanyaaa jamur, sampai wedang pun ada yang menggunakan Jamur Lin Zhi (salah satu jamur yang paling mahal).

Setelah kenyang dengan jamur, kami bergegas ke Malioboro. Lagi-lagi kalap belanja! Khususnya oleh-oleh untuk teman-teman saya! Hahaha.. Banyak sekali bule disana yah. Senang dan bangga sekali rasanya melihat turis asing asyik belanja ditengah ramai, ruwet, dan panasnya Malioboro.

Belanja selesai jam setengah 4, saya dan Eno musti langsung ke Bandara Adjisoetjipto padahal flight kami jam 20.10. Maklum, yang nyupirin kami itu punya band dan musti balik lagi ke Solo untuk manggung. Hahaha..

Akhirnya, kami pun menunggu selama 4 jam di salah satu cafe yang harganya mirip OhLaLa dengan kualitas makanan beku yang sebenernya kita juga bisa bikin. -_-”

Trip yang sangat menyenangkan! Paling tidak saya menjauh dari hiru-pikuk Jakarta untuk beberapa saat. 🙂

Menurut saya,

14 Jul

Investasi terbaik dalam hidup adalah AMAL

Is there anything better than ART?

14 Jul

These pictures are taken from

Indonesian Youth Conference / IYC (July, 1-4).

A great project by Alanda Kariza (Program Director), and other great youngsters to tell Indonesia and the world that

YOUNG GENERATIONS ARE WORTH TO BE HEARD!

TRADITIONAL

MUSIC

ART-SPEAKERS

Nonton Bareng World Cup YUK!

25 Jun

Come & Join The “Waka-Waka” World Cup fever in Darmawangsa Square-The City Walk!

NonBar (Match Viewing): 25 Juni-11 Juli 2010
Bekerjasama dengan Coca Cola Indonesia, kami berikan   diskon khusus lunch & dinner berbagai restoran dan cafe di Darmawangsa Square-The City Walk.
Nikmati  live musik pra pertandingan mulai jam 19.00 WIB. Menangkan juga door prize menarik!

Exhibition: 23 Juni-16 Juli 2010
Kunjungi pameran lukisan tunggal Damien Dematra
“Little Obama, World Cup & All Season”, di lantai 1, 2
& 3 Darmawangsa Square. Kerjasama dengan Yayasan Lupus Indonesia.

Night Bazaar:
Mulai pk. 18.00-00.00, dari tanggal 25-29 juni, lalu setiap akhir pekan selama NonBar, dan cicipi aneka snack  tradisional.

Band dadakan kami Playhouse (saya sebagai vokalis) akan manggung disana dari tanggal 25-29 Juni 2010!! Doakan kami yaaa! Semoga suara saya nggak ilang 😀

SEE YOU THERE FELLAS!

somewhere out there

13 Jun